SMK TAMANSISWA 2 JAKARTA

Profil

SMK Tamansiswa 2 Jakarta – yang dalam bahasa Tamansiswa nya disebut Taman Karya Madya Teknik (TKMT) – merupakan Sekolah Teknologi Swasta di wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat, yang didirikan tahun 1976 dengan Kepala Sekolah pertamanya Ki Moh. Said Reksohadiprojo sekaligus merangkap Ketua Majelis Cabang Perguruan Tamansiswa Jakarta saat itu.

Ki Moh. Said Reksohadiprojo

Awal didirikan SMK Tamansiswa 2 Jakarta / Taman Karya Madya Teknik (TKMT) bertempat di Jl. Garuda No.25 dan hanya memiliki 1 Jurusan, Yaitu Mesin. Saat itu jumlah siswa nya hanya 27 siswa, dan prakteknya pun menumpang di Bengkel Praktek Kejuruan Pendidikan Teknik (BPKPT) di Jl. Budi Utomo No.3, Jakarta Pusat.

Pada tahun 1983, pemerintah telah menghapuskan peraturan pemerintah mengenai lulusan STM yang tidak dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, sehingga membuka peluang kepada Tamansiswa untuk membuka Jurusan baru, yaitu listrik. Sehingga kelas 1 di STM Tamansiswa saat itu dengan 2 Jurusan mendapatkan siswa sebanyak 48 siswa.

Pada tahun 1987, Tamansiswa membuka kembali Jurusan otomotif, sehingga STM Tamansiswa saat itu memiliki 3 Jurusan, Yaitu Mekanik Umum, Listrik Instalasi dan Otomotif, dengan jumlah siswa mencapai 302 siswa.

Pada tahun 1988, seiring dengan bertambahnya jumlah siswa STM Tamansiswa, maka kegiatan KBM yang semula di gedung jl. Garuda No.25 dipindahkan ke gedung jl. Garuda no.44 yang sampai saat ini di tempati.

Pada tahun 2006, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi berkembang pesat, sehingga memaksa Tamansiswa untuk membuka jurusan Teknik Komputer Jaringan dan Rekayasa Perangkat Lunak. Jumlah siswa saat itupun pun melejit dengan bertambahnya jurusan menjadi 5 jurusan.

Pada tahun 2018, SMK Tamansiswa 2 atau Taman Karya Madya Teknik kembali membuka Jurusan baru, yaitu Teknik dan Bisnis Sepeda Motor dengan Kerjasama Industri PT Wahana – Honda, dan menempati bengkel gempol berdampingan dengan bengkel Teknik Kendaraan Ringan.

Alhamdulillah, Tahun pelajaran 2019/2020 SMK Tamansiswa 2 Jakarta masih di beri kepercayaan oleh orangtua siswa untuk mendidik putra putrinya sebanyak 1044 siswa dengan rombel sejumlah 29 rombel. Semoga Kedepannya SMK Tamansiswa 2 Jakarta / Taman Karya Madya Teknik mampu mencetak generasi bangsa dengan budi pekerti yang luhur, berwawasan lingkungan dan berdaya saing global.